rss

~ Bangun 4 PLTMH di Sumut Siapkan USD 70 juta

Ditulis pada Rabu, 13 November 2019 | Kategori: 104 - Energi Sungai / PLTMH | Dilihat 478 kali

.

Merdeka.com - PT Terregra Asia Energy Tbk akan membangun 4 Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) di Sumatera Utara. Rencananya, total keseluruhan daya yang akan dihasilkan oleh PLTMH tersebut sekitar 36 megawatt.


"Nanti proyek tersebut akan dilakukan oleh anak usaha, PT Terregra Hydro Power dengan skema kontrak EPC (Engineering, Procurement and Construction)," ujar Direktur Keuangan PT Terregra Asia Energy Tbk, Kho Sawilek di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (16/5).


Pembangunan keempat proyek yang ditargetkan selesai pada tahun 2019 tersebut, diharapkan dapat menggenjot laba sebesar Rp 85 miliar dan pendapatan sebesar Rp 394 miliar kepada perusahaan.


"Itu setelah beroperasi dan kombinasi dengan eksisting bisnis kita di trading untuk pembangkit," ungkapnya.


Dalam pembangunan proyek kelistrikan tersebut, perusahaan akan mengalokasikan belanja modal (capital expenditure) sebesar USD 70 juta. Dana tersebut akan diambil dari pinjaman perbankan dan lembaga keuangan lainnya setelah proses pembangunan selesai.


"Karena EPC kontrak itu kan, pendanaannya semua dari kontraktor. Begitu selesai baru kita take over. Jadi nanti pada saat selesai kita akan utamakan perbankan dulu, nanti opsi keduanya lembaga keuangan lainnya," jelasnya.


Sebelumnya, PT Terregra Asia Energy Tbk mencatatkan sahamnya ke publik atau IPO pada hari ini, Selasa (16/5). Emiten dengan kode TGRA tersebut, sebelumnya telah menggelar masa penawaran umum (offering period) selama 5 hari kerja sejak 3-9 Mei 2017 lalu.


Keseluruhan saham yang dilepas berjumlah 550 juta lembar saham dengan harga Rp 200 per lembar. Dengan demikian, dari gelaran IPO ini, perseroan akan memperoleh dana segar sebesar Rp 110 miliar. Perseroan telah menunjuk penjamin pelaksana emisi yakni PT Lautandhana Securindo dan PT Mega Capital Sekuritas. 

.

.
Judul: Siapkan USD 70 juta, Terragra Asia Energy bangun 4 PLTMH di Sumut
Penulis: Anggun P. Situmorang
Sumber: merdeka.com